10 Orang di Gaza Meninggal Karena Hujan Deras
Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada hari Sabtu bahwa setidaknya 10 orang di Jalur Gaza telah meninggal dalam 24 jam terakhir akibat hujan lebat, sementara ribuan keluarga Palestina yang mengungsi berlindung di tenda-tenda dengan sedikit perlindungan dari kondisi musim dingin yang keras, lapor Anadolu (14/12).
Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan di media sosial bahwa kombinasi paparan cuaca ekstrem, air dan sanitasi yang tidak memadai, dan kondisi tempat tinggal yang padat kemungkinan akan menyebabkan lonjakan infeksi pernapasan akut, termasuk influenza, serta hepatitis dan penyakit diare.
Ia mengatakan WHO terus menghadapi hambatan dalam mengirimkan reagen laboratorium dan peralatan diagnostik ke Gaza, mencatat bahwa banyak pasokan telah ditolak masuk setelah diklasifikasikan sebagai barang penggunaan ganda.
Tedros menyerukan agar bahan-bahan penting tersebut segera masuk, dengan mengatakan bahwa bahan-bahan tersebut sangat penting untuk deteksi, respons, dan pengobatan tepat waktu bagi orang-orang yang menghadapi wabah penyakit di wilayah tersebut.(is/knrp)
