QassamFIghters Ajjour
Berita Palestina

100 Hari Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Pejuang Tuntut Tanggung Jawab Internasional

Pejuang kemerdekaan Palestina mengatakan israel melanggar gencatan senjata Gaza sebanyak 1.298 kali selama 100 hari, menewaskan 483 warga Palestina, membatasi bantuan, dan menghambat rekonstruksi, sambil mendesak para mediator untuk menegakkan tuntutan.

Pada hari ke-100 sejak perjanjian gencatan senjata Gaza mulai berlaku pada 10 Oktober, pejuang menegaskan kembali komitmennya yang “penuh, tepat, dan transparan” terhadap ketentuan perjanjian tersebut, sambil mendokumentasikan apa yang digambarkannya sebagai pelanggaran sistematis israel dan menguraikan sembilan tuntutan yang ditujukan kepada para mediator dan badan-badan internasional.

Dalam sebuah memorandum yang dikeluarkan pada hari Selasa melalui saluran Telegramnya, pejuang mengatakan dokumen tersebut diserahkan kepada “para mediator bersaudara (Mesir, Qatar, dan Turki), pihak-pihak penjamin, Yang Mulia Raja dan Ratu, serta pemerintah dan organisasi internasional yang relevan.” (20/1).

Pejuang menyatakan bahwa, berdasarkan “tanggung jawab nasional dan kemanusiaannya,” mereka memperlakukan perjanjian gencatan senjata sebagai “kerangka kerja yang mengikat” yang bertujuan untuk melindungi warga sipil dan menghentikan pertumpahan darah, bukan sebagai “kedok politik” untuk agresi berkelanjutan atau “reproduksi kebijakan genosida,” merujuk pada tindakan israel.

Gerakan tersebut menekankan bahwa meskipun mereka setia pada perjanjian tersebut, pasukan israel terus melakukan pembunuhan, penargetan langsung terhadap warga sipil, pelanggaran lapangan dan tembakan, serta penerapan realitas paksaan di lapangan. (is/knrp)

Leave A Comment

Your Comment
All comments are held for moderation.