Hampir 70.000 Warga israel Tinggalkan israel pada tahun 2025
Tingkat emigrasi dari israel terus meningkat, dengan hampir 70.000 warga israel meninggalkan negara itu pada tahun 2025, menurut angka resmi yang dikutip dalam berbagai laporan media (29/1).
Statistik resmi menunjukkan bahwa jumlah warga israel yang meninggalkan negara itu pada tahun 2025 mencapai sekitar 69.300, dibandingkan dengan hanya 19.000 yang kembali, lapor Quds News Network (QNN). Yang perlu diperhatikan, laporan tersebut menambahkan, sekitar 48 persen dari mereka yang meninggalkan negara itu lahir di luar negeri, yang menegaskan peningkatan jumlah warga israel asli yang meninggalkan negara itu untuk pertama kalinya.
Dibandingkan dengan tahun sebelum 2025, “jumlah warga israel yang meninggalkan negara itu pada tahun 2024 sekitar 82.700, sementara hanya 24.200 yang kembali, menandai penurunan 18,4% dari tahun 2023.”
Laporan tersebut mencatat bahwa peningkatan emigrasi dari israel terkait dengan faktor keamanan, ekonomi, dan sosial, termasuk tingginya biaya hidup di kota-kota besar dan ketegangan keamanan yang berkelanjutan sejak operasi Perlawanan Palestina pada 7 Oktober 2023.
Meskipun terjadi pertumbuhan penduduk alami karena kelahiran, tingkat pertumbuhan penduduk tetap rendah, mencapai sekitar 1,1 persen pada tahun 2025, demikian laporan tersebut menyatakan.
QNN selanjutnya mengutip media berbahasa Ibrani, yang pada gilirannya mengutip sumber pemerintah, yang mengatakan bahwa israel tidak memiliki rencana yang jelas untuk menghentikan gelombang emigrasi yang meningkat atau untuk mendorong mereka kembali. Hal ini terjadi pada saat kekhawatiran meningkat tentang dampak situasi ini terhadap struktur demografis dan ekonomi negara israel, tambah laporan tersebut. (is/knrp)
