KNRP Salurkan Ratusan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina di Tahun 2025
Dalam kondisi darurat yang terus terjadi pada warga Palestina, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) kembali menunjukkan kepedulian nyata melalui berbagai program kemanusiaan. Terhitung sejak Januari hingga Oktober 2025, KNRP telah menyalurkan 120 program bantuan yang mencakup dapur umum, paket sembako, penghangat ruangan, paket sanitasi perempuan, santunan anak yatim, buka puasa bersama, air bersih, makanan siap saji, hingga distribusi daging kurban dan sayuran. Seluruh program ini menjadi bukti bahwa kepedulian rakyat Indonesia tidak pernah berhenti, bahkan di tengah situasi yang serba terbatas.

Salah satu penyaluran terbaru yang dilakukan KNRP adalah distribusi susu formula untuk anak-anak di pengungsian Jalur Gaza, dengan total 4.557 kaleng susu formula. Bantuan ini disalurkan ke berbagai titik pengungsian yang menampung ribuan keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Di tengah blokade dan krisis pangan yang semakin parah, susu formula menjadi kebutuhan mendesak untuk menjaga kelangsungan hidup dan tumbuh kembang bayi serta balita Gaza.
KNRP membuka ruang bagi aksi nyata kepedulian melalui program Emergency Gaza. Program penyaluran KNRP ini bertujuan untuk memberikan bantuan-bantuan darurat bagi warga Palestina di tengah genosida yang dilakukan penjajah Israel yang hingga kini masih berlangsung, khususnya di Jalur Gaza. Item prioritas yang disalurkan melalui program ini meliputi kebutuhan pokok dan bantuan darurat yang ditentukan berdasarkan permintaan dan laporan urgensi dari mitra luar negeri KNRP yang telah bekerja sama sejak 2006.
Berdasarkan data sebaran penerima manfaat program tahun 2025, tercatat total 147.242 penerima manfaat yang telah dijangkau melalui berbagai program penyaluran. Program Emergency menjadi kontributor terbesar dengan 70.240 penerima manfaat atau sekitar 47,7% dari total keseluruhan. Selanjutnya, program Ramadan menjangkau 36.407 penerima manfaat atau 24,7%. Program Qurban menyalurkan manfaat kepada 30.485 penerima atau 20,7%. Sementara itu, program Winter mencatat 10.110 penerima manfaat atau 6,8%, yang difokuskan pada bantuan musim dingin untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Berdasarkan data Sebaran Penyaluran KNRP Tahun 2025, bantuan kemanusiaan paling banyak disalurkan ke Wilayah Palestina, khususnya Jalur Gaza, dengan total 82.089 penerima manfaat atau setara 58,62% dari keseluruhan penyaluran. Angka ini menunjukkan besarnya kebutuhan kemanusiaan di Gaza akibat situasi krisis yang berkepanjangan. Sementara itu, penyaluran di Tepi Barat menjangkau 18.290 penerima manfaat atau 13,06%, sebagai upaya memastikan masyarakat Palestina di wilayah tersebut tetap mendapatkan dukungan yang memadai.
Selain wilayah Palestina, KNRP juga menyalurkan bantuan ke kamp-kamp pengungsi Palestina di berbagai negara. Di Libanon penerima manfaat sebanyak 14.358 orang atau 10,25%, disusul Suriah dengan 13.947 penerima atau 9,96%. Penyaluran di Mesir mencatat 7.955 penerima manfaat atau 5,68%, sedangkan Yordania menerima 620 penerima manfaat atau 0,44%. Secara keseluruhan, data ini mencerminkan komitmen penyaluran bantuan yang tidak hanya terfokus di dalam wilayah konflik, tetapi juga menjangkau pengungsi Palestina di berbagai negara, menyesuaikan kebutuhan dan kondisi kemanusiaan di masing-masing lokasi.
KNRP mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan dalam aksi kemanusiaan ini. Setiap donasi dan doa adalah bentuk nyata cinta dan solidaritas. Untuk penyaluran lebih lengkap, kunjungi video kaleidoskop 2025 https://www.youtube.com/watch?v=7-lYsqAYn74 dan playlist YouTube Penyaluran Emergency Gaza atau salurkan donasi terbaik Anda melalui https://knrp.org/donasi/palestina maupun CRM KNRP (0813-1000-5356).
Terima kasih rakyat Indonesia karena dari tangan dan hati Anda, lahir harapan, senyum, dan masa depan untuk Palestina.
#KNRP #HopeSmileFuture
