Mantan tawanan israel : Bumi Seakan Runtuh Saat Bom Jatuh. Pejuanglah Yang Selamatkan Saya
Seorang mantan tawanan israel menceritakan momen-momen mengerikan selama perang israel di Gaza, mengatakan bahwa ia melarikan diri bersama seorang pejuang untuk bertahan hidup dari bombardir israel yang hebat yang menyebabkan bangunan-bangunan di dekatnya runtuh “seperti gempa bumi,” lapor Anadolu (29/1).
Eitan Mor, seorang tentara israel yang ditawan selama peristiwa 7 Oktober 2023, mengatakan kepada Radio Angkatan Darat israel bahwa ia mengalami serangan udara israel berulang kali saat ditahan di Gaza, termasuk serangan yang hampir menguburnya hidup-hidup.
“Saya sedang duduk di sebuah apartemen bersama para pejuang ketika sebuah F-16 membom sebuah bangunan di sebelah kami,” kata Mor. “Itu menghancurkan sebuah bangunan bertingkat. Bangunan tempat kami berada mulai runtuh menimpa kami. Semua orang berteriak. Rasanya seperti gempa bumi.”
Mor mengatakan bahwa selama kekacauan itu, salah satu pejuang memberinya senjata dan memerintahkannya untuk lari.
“Dia memberi saya pistol dan berkata, ‘Lari di belakangku,’” kenang Mor.
Ketika ditanya oleh penyiar radio apakah ia mempertimbangkan untuk menembak pejuang tersebut, Mor menjawab: “Tembak dia, lalu apa? Apa yang akan saya lakukan setelah itu?” menunjukkan bahwa kelangsungan hidupnya saat itu sepenuhnya bergantung pada tetap bersamanya.
Mor mengatakan ia kemudian dipindahkan ke lokasi lain, tetapi pemboman israel terus berlanjut.
“Saat saya masih menjadi tawanan, ada seorang pejuang di depan saya dan dua di belakang saya. Tiba-tiba, sebuah bangunan di sebelah kami di jalan dibom,” katanya. “Kami semua berlari untuk menyelamatkan nyawa kami.”
Menggambarkan kejadian tersebut, Mor mengatakan puing-puing berjatuhan di mana-mana saat mereka melarikan diri melalui jalan-jalan dalam kegelapan.
“Saya berlari di belakangnya, berusaha agar tidak kehilangan jejaknya,” katanya. “Pada saat itu, saya menyadari tentara israel tidak tahu di mana saya berada. Intelijen tidak tahu apa-apa.”
Setelah dibebaskan, Mor mengatakan seorang perwira intelijen israel mengkonfirmasi hal ini kepadanya.
“Dia mengatakan kepada saya, ‘Eitan, kami tidak tahu apa pun tentangmu,’” kata Mor.
Mor tidak menyebutkan lokasi atau waktu pasti kejadian di dalam Gaza.
Pejuang menuduh israel membunuh beberapa sandera israel dalam pemboman tanpa pandang bulu di seluruh Jalur Gaza. (is/knrp)
