Otoritas Mesir Tutup Pintu Perbatasan Rafah Dari Kedua Arah
Berita Palestina

Penyeberangan Rafah di Gaza Akan Dibuka Pekan Depan dan Bukan Oleh israel

Penyeberangan perbatasan Rafah antara Jalur Gaza dan Mesir akan dibuka kembali pekan depan untuk perjalanan dua arah, demikian diumumkan oleh kepala komite transisi baru Gaza pada hari Kamis, seperti dilaporkan Anadolu (22/1).

“Saya senang mengumumkan bahwa penyeberangan Rafah akan dibuka pekan depan untuk kedua arah bagi warga Palestina di Gaza,” kata Ali Shaath pada upacara penandatanganan piagam Dewan Perdamaian.

Shaath, yang secara resmi memimpin Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, menggambarkan Rafah sebagai “jalur kehidupan dan simbol peluang,” menambahkan bahwa pembukaan kembali ini “menandakan bahwa Gaza tidak lagi tertutup bagi masa depan.”

Shaath menekankan tanggung jawabnya untuk mengubah momen ini menjadi tindakan nyata, memulihkan ketertiban, membangun kembali institusi, dan menciptakan masa depan bagi warga Gaza “yang ditandai dengan peluang dan martabat di bawah prinsip satu otoritas, satu hukum, dan satu senjata.”

“Transisi ini hanya akan berhasil jika memberikan peningkatan nyata dan konkret dalam kehidupan sehari-hari bagi Gaza,” katanya.

Shaath berterima kasih kepada Turki, Mesir, dan Qatar sebagai mediator, bersama dengan Otoritas Palestina dan anggota Dewan Keamanan PBB, karena menyambut rencana tersebut. (is/knrp)

Leave A Comment

Your Comment
All comments are held for moderation.