Sekolah Ditutup, Rumah-Rumah Dibakar dalam Serangan israel dan Pemukim dari Ramallah hingga Al-Quds
Pasukan penjajah israel melanjutkan serangan dan penangkapan besar-besaran di seluruh Tepi Barat yang diduduki pada hari Ahad, sementara para pemukim ilegal melakukan serangan terkoordinasi terhadap komunitas Palestina, membakar rumah dan kendaraan serta melukai penduduk, menurut pejabat Palestina dan sumber lokal (18/1).
Di desa al-Mughayyir, timur laut Ramallah, pasukan israel terus melakukan penggerebekan sejak Sabtu sore, memaksa penangguhan kelas sekolah karena kehadiran militer yang berkepanjangan.
Marzouq Abu Naim, wakil kepala dewan desa al-Mughayyir, mengatakan pasukan israel menyerang tenda duka untuk Mohammad al-Nasan, seorang anak Palestina berusia 14 tahun yang tewas dua hari sebelumnya. Ia menambahkan bahwa tentara menggerebek beberapa rumah dan mengubah rumah Hamza Abu Aliya menjadi pos militer setelah secara paksa mengusir keluarga tersebut di tengah kondisi musim dingin yang keras.
Abu Naim mengatakan pasukan penjajah israel juga menyerang Nader Abu Aliya, seorang anak penyandang disabilitas, memukulinya dan mencoba memaksanya berjalan meskipun memiliki keterbatasan fisik.
Al-Mughayyir dan desa-desa sekitarnya di sebelah timur Ramallah telah berulang kali menjadi sasaran serangan israel dan pemukim israel dalam beberapa pekan terakhir, di tengah meningkatnya kekerasan di seluruh Tepi Barat bagian tengah.
Pasukan israel melakukan penggerebekan dan penangkapan tambahan di berbagai kota dan kamp pengungsi.
Di Ramallah, pasukan menangkap Qusai Hamad al-Salmi selama penggerebekan subuh di lingkungan al-Tireh. Di Nablus, pasukan israel menahan Asil Munir al-Tayti, seorang mantan tahanan, dan Mohammad Bashir Barakat selama penggerebekan di kamp pengungsi Balata dan al-Ein, bersamaan dengan penyerbuan ke desa Kafr Qalil.
Di Bethlehem, pasukan israel menangkap delapan warga Palestina dari Khalayel al-Louz dan desa Artas, sementara empat pemuda ditahan di Saida, utara Tulkarem.
Pasukan israel juga menyerbu Qalqilya dan kota Azzun, menembakkan peluru tajam tanpa pandang bulu di lingkungan perumahan, melukai seorang anak dengan pecahan peluru dan menyebabkan beberapa kasus sesak napas setelah gas air mata ditembakkan ke rumah-rumah.
Di Al-Quds Timur yang diduduki, unit polisi dan tentara israel menggerebek lingkungan al-Bustan di Silwan, sementara para pemukim menyerang properti Palestina di daerah sekitarnya. (is/knrp)
