Tawanan di Penjara israel Menderita Kedinginan Akibat Kekurangan Selimut

Ramallah – Asosiasi Tawanan Palestina pada Kamis (27/1/2022), mengatakan bahwa tawanan Palestina di penjara penjajah israel menderita kedinginan yang ekstrem, akibat kekurangan selimut serta alat pemanas ruangan, seperti yang dilansir oleh laman situs aa.com.tr, Kamis (27/1/2022). Terdapat sekitar 4.600 tawanan menderita karena suhu yang sangat rendah.

Asosiasi Tawanan menambahkan, seluruh tawanan menderita akibat kurangnya selimut dan alat penghangat ruangan, yang disediakan oleh otoritas penjara penjajah israel, mengingat cuaca saat ini semakin rendah, bahkan disertai hujan salju lebat.

Hal ini dinilai oleh Asosiasi Tawanan sebagai sebuah kebijakan sistematis untuk melemahkan tekad para tawanan, dengan mengurangi pasokan selimut dan alat pemanas ruangan. Asosiasi Tawanan meminta kepada PBB dan lembaga terkait, untuk mengambil tanggungjawab terhadap situasi dan kondisi para tawanan.

Menurut statistik yang dikeluarkan oleh Asosiasi Tawanan Palestina, hingga akhir Desember lalu, terdapat 600 tawanan yang sakit, 34 tawanan perempuan, dan 160 tawanan anak dibawah umur, di 23 penjara dan pusat penahanan penjajah israel. (fh/wm/knrp)

Pasukan israel Lukai 52 Orang Palestina di Tepi Barat

Tepi Barat – Bulan Sabit Merah Palestina (PRC) melansir, bahwa...

Kejaksaan Palestina: Shireen Abu Akleh Sengaja Ditembak israel

Tepi Barat - Kejaksaan Palestina pada hari Kamis (26/5/2022) mengungkapkan...