Tembok
Berita Palestina

Warga Palestina Pertaruhkan Nyawa Seberangi Tembok Untuk Capai Al-Quds

Warga Tepi Barat yang diduduki terlihat pada hari Ahad, 28 Desember, memanjat tembok pemisah di dekat kota Palestina Ram, di utara Al-Quds Timur yang diduduki, mempertaruhkan nyawa mereka dengan mengambil rute berbahaya dalam upaya mencapai kota Al-Quds, lapor Anadolu.

Upaya tersebut menimbulkan risiko yang mengancam jiwa, termasuk kemungkinan jatuh dari ketinggian dan mengalami cedera parah, serta bahaya tembakan tentara israel sewaktu-waktu.

Warga di daerah tersebut mengatakan penyeberangan ini meningkat karena memburuknya kondisi ekonomi dan terbatasnya peluang kerja di Tepi Barat.

Setelah pecahnya Intifada Al-Aqsha pada tahun 2000, israel mulai membangun Tembok Pemisah pada tahun 2002, dengan alasan “keamanan”, di sepanjang perbatasan antara Tepi Barat yang diduduki dan israel.

Akibat tembok tersebut, hampir tiga juta warga Palestina di Tepi Barat tidak dapat mengakses Al-Quds Timur yang diduduki atau israel secara bebas.

Pasukan israel dan pemukim ilegal telah membunuh setidaknya 1.103 warga Palestina di Tepi Barat, termasuk Al-Quds Timur, melukai hampir 11.000, dan menahan sekitar 21.000 sejak Oktober 2023, menurut data Palestina.

Dalam putusan penting Juli lalu, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan israel atas wilayah Palestina ilegal dan menyerukan evakuasi semua pemukiman di Tepi Barat dan Al-Quds Timur. (is/knrp)

Leave A Comment

Your Comment
All comments are held for moderation.