Berita Palestina

Penjajah israel Berencana Tambah Permukimannya di Tepi Barat

Palestina – Pemerintahan Perdana Menteri Benyamin Netanyahu telah menyampaikan kepada pemerintahan Joe Biden, terkait tekadnya pada akhir bulan Juni 2023, mengumumkan perencanaan dan pembangunan ribuan unit baru, di permukiman penjajah israel, di Tepi Barat terjajah, seperti yang dilansir oleh laman situs aljazeera.net. Selain itu, otoritas Palestina meminta adanya tekanan internasional untuk mencegah upaya penjajah israel untuk membagi Tepi Barat, menjadi dua wilayah terpisah.

Pengumuman aktivitas pemukiman penjajah israel yang baru, akan mencakup sedikitnya empat ribu unit rumah di beberapa permukiman penjajah israel, yang berlokasi di Tepi Barat. Menurut sumber situs website Amerika Axios, pemerintahan Joe Biden menekan otoritas penjajah israel untuk tidak mengumumkan rencana pemukimannya atau mengurangi sebanyak mungkin permukiman penjajah israel.

Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional di Gedung Putih mengatakan, penambahan aktivitas pemukiman penjajah israel, akan menjadi hambatan bagi perdamaian dan implementasi solusi dua negara.

Perdana Menteri Palestina, Muhammad Shtayyeh menyerukan, tekanan internasional kepada penjajah israel agar menghentikan, pelaksanaan pembangunan permukiman penjajah israel “E1”. Dampak dari pembangunan permukiman tersebut, adalah pemisahan Tepi Barat menjadi 2 bagian. Sebanyak 3.400 unit rumah rencananya akan dibangun oleh penjajah israel di kawasan “E1”, di bagian timur Al-Quds. Rencana ini sempat tertunda akibat adanya keberatan dari subkomite penjajah israel. (wm/knrp)

Leave A Comment

Your Comment
All comments are held for moderation.