Tawanan Palestina Hadapi Bahaya Kematian

Palestina – NGO Organisasi Tawanan Palestina pada Kamis (11/8/2022), memperingatkan tentang adanya bahaya yang mengancam kehidupan tawanan Palestina Khlail Awawda, seperti yang dilansir oleh laman situs aa.com.tr, Kamis (11/8/2022). Tawanan Palestina Khalil Awawda telah menjalankan aksi mogok makan untuk memprotes penanahan administratifnya.

NGO ini melaporkan seluruh laporan menegaskan, bahwa tawanan Palestina Awawda terkena mati mendadak dan dalam kondisi kesehatan yang serius. NGO ini mengabarkan, tawanan Palestina Awawda saat ini sedang berada di klinik penjara penjajah israel Ramle. Penjajah israel memindahkan Awawda ke rumah sakit khusus untuk diberikan pengobatan yang diperlukan. Menurut data Organisasi Tawanan Palestina, Awawda (40 tahun) terus melanjutkan aksi mogok makannya selama 151 hari. Tawanan Palestina Khalil Awawda berasal dari kota Idna, bagian barat kota Hebron (Khalil).

Penahanan administratif penjajah israel adalah vonis militer penjajah israel yang diambil tanpa adanya pengadilan dan tuduhan yang jelas, serta berjangka waktu hingga 6 bulan, bahkan bisa diperpanjang secara sepihak oleh penjajah israel. Penahanan semacam ini merupakan metode yang diadopsi penjajah israel, sebagai tindakan pencegahan terhadap warga Palestina, yang dinilai akan menimbulkan ancaman bagi penjajah israel. Menurut lembaga urusan Tawanan Palestina, jumlah tawanan Palestina di penjara penjajah israel saat ini, mencapai 4.650 orang, yang diantaranya 650 orang merupakan tawanan yang dikenakan penahanan administratif oleh penjajah israel. (wm/knrp)

Penjajah israel Lanjutkan Tindakan Rasisnya ke Bangsa Palestina

Palestina – penjajah israel terus melanjutkan kebijakan rasis terhadap orang-orang...

Penyelidikan Terbaru Ungkap Abu Aqleh Sengaja Ditembak Penjajah israel

Palestina – Hasil penyelidikan bersama lembaga Forensic Architecture di Universitas...