Warga Palestina Tuntut Akhiri Penahanan Administratif israel

Orang-orang Palestina di Jalur Gaza pada hari Senin (13/6/2022), meminta masyarakat internasional untuk menekan penjajah israel, agar menghentikan kebijakan penahahan administratifnya terhadap para tawanan di dalam penjara penjajah israel, seperti yang dilansir oleh laman situs aa.com.tr, Senin (13/6/2022). Tuntutan ini disampaikan dalam aksi damai di depan markas Komite Palang Merah Internasional di kota Gaza. Aksi ini diorganisir oleh Komite Kelompok Nasional dan Islam.

Para peserta aksi mengangkat foto-foto para tawanan Palestina yang dikenakan kebijakan penahanan administratif oleh penjajah israel, diantaranya foto tawanan Palestina yang melakukan mogok makan yaitu Khalil Al-Awawda dan Raid Rayan.

Menurut Asosiasi Tawanan Palestina, tawanan Al-Awawda telah melakukan aksi mogok makannya selama 103 hari berturut-turut. Tawanan Rayan juga melangsungkan aksi mogok makannya selama 68 hari. Penahanan administratif sendiri merupakan penahanan yang tidak disertai dengan proses pengadilan dan berjangka waktu selama 6 bulan. Namun, jangka waktu tersebut dapat diperpanjang secara sepihak oleh penjajah israel. (wm/fh/knrp)

israel Serang Nelayan dan Petani Palestina

Gaza – Pasukan angkatan laut penjajah israel pada Kamis pagi...

Janji Dibebaskan, Tawanan Palestina Akhiri Mogok Makan Selama 111 Hari

Palestina Terjajah – Tawanan Palestina Khalil Awawdeh sepakat untuk mengakhiri...

Leave your comment