Kondisi Kesehatan Tawanan Palestina Mogok Makan Terancam Bahaya

knrp.org – Palestina. Pengacara tawanan Palestina, Jawad Boulos mengatakan bahwa sidang untuk tawanan Alaa al-Araj, yang telah melakukan aksi mogok makan selama 54 hari, akan dilaksanakan pada 6 oktober mendatang, guna membahas penahanan administratif yang berkelanjutan, seperti yang dilansir oleh laman situs safa.ps, Kamis (30/9/2021).

Dalam sebuah pernyataan pada Kamis waktu setempat, Jawad menjelaskan bahwa ia telah mengajukan petisi ke mahkamah agung penjajah israel, mengenai kasus tawanan Miqdad al-Qawasma, yang telah melakukan aksi mogok makan selama 71 hari dan sampai saat ini belum ditentukan tanggal persidangan untuknya.

Ia juga menyatakan, kondisi kesehatan para tawanan yang mogok makan menjadi sangat berbahaya, karena otoritas penjara penjajah israel terus menerapkan sejumlah tindakan kasar terhadap para tawanan.

Asosiasi tawanan Palestina menyerukan kepada seluruh otoritas yang kompeten dan lembaga HAM internasional, untuk ikut membantu mengakhiri kejahatan terhadap para tawanan, dan menghentkan penahanan administratif yang terus dilakukan oleh penjajah israel terhadap warga Palestina. (fh/wm)

Janji Dibebaskan, Tawanan Palestina Akhiri Mogok Makan Selama 111 Hari

Palestina Terjajah – Tawanan Palestina Khalil Awawdeh sepakat untuk mengakhiri...

israel Bangun Tembok Rasis Tambahan di Tepi Barat

Tepi Barat – Penjajah israel pada hari Rabu (22/6/2022), sedang...