Pusat Studi Tawanan: Jumlah Tawanan Administratif Meningkat Menjadi 520 Orang

knrp.org – Gaza. Pusat Studi Tawanan Palestina mengungkapkan bahwa jumlah tawanan administratif di penjara penjajah israel meningkat selama dua bulan terakhir hingga mencapai 520 orang, seperti yang dilansir oleh laman situs Safa New, Rabu (23/6/2021). Peningkatan ini merupakan dampak dari dikeluarkannya puluhan keputusan administratif baru.

Direktur Pusat Studi, Riyadh Al Ashqar mengatakan bahwa penjajah israel meningkatkan kebijakan hukuman kolektif terhadap Palestina selama dua bulan terakhir. Hal ini diperkuat dengan digandakannya sutat perintah penahanan administratif terhadap warga Palestina.

Dirinya menambahkan bahwa jumlah tawanan administratif pada awal tahun ini tidak melebihi 380 orang. Kemudian untuk pertama kalinya perintah penahanan administratif diberikan kepada pemuda Palestina dari kota-kota pedalaman.

Al Ashqar meminta masyarakat dan lembaga HAM internasional untuk menekan penjajah israel agar menghentikan penahanan administratif yang sewenang-wenang. Dikarenakan banyak dari tawanan yang ditahan tanpa tuduhan apapun. (fh)

Situs-Situs Islam di Tepi Barat Terancam Yahudisasi Penjajah israel

Tepi Barat – Warga Palestina di kota “Kifl Haris” di...

Penjajah israel Tutup Tepi Barat dan Jalur Gaza Selama Hari-Hari besar Yahudi

Palestina – Penjajah israel memutuskan untuk menutup Tepi Barat dan...