Kebijakan Pengusiran di Masjid Al-Aqsha Meningkat

Al-Quds – Para aktivis Al-Quds memperingatkan massifnya kebijakan pengusiran dari Masjid Al-Aqsha, seiring upaya penjajah israel untuk memaksakan realitas baru di Masjid Al-Aqsha, seperti yang dilansir oleh laman situs middleeastmonitor.com, Sabtu (18/6/2022). Aktivis Al-Quds, Zina Amro menilai, massifnya kebijakan ini adalah tahap yang paling berbahaya dalam proyek yahudisasi penjajah israel.

Ia mengindikasikan, penjajah israel memberlakukan sebuah kebijakan pengusiran, dengan tujuan untuk mengosongkan Masjid Al-Aqsha dan membebaskan ritual-ritual talmud di Masjid Al-Aqsha, yang meningkat setiap harinya.

Ia menekankan, seruan sholat Jum’at di Masjid Al-Aqsha sangat penting untuk menunjukkan hak orang-orang Palestina terhadap Masjid Al-Aqsha. Ia menyerukan agar orang-orang Palestina secara permanen berada di Masjid Al-Aqsha, untuk menolak pengusiran dan menekan penjajah israel untuk membatalkan kebijakan tersebut.

Peneliti dan pakar urusan Al-Quds, Mazen Al-Jabari menegaskan, bahwa Masjid Al-Aqsha masih menjadi isu sentral bagi orang-orang Palestina. Al-Jabari mengutarakan, orang-orang Palestina sukses menggunakan mobilisasi massa di Masjid Al-Aqsha untuk menggagalkan rencana penjajah israel. (wm/knrp)

Pondasi Masjid Al-Aqsha Terancam oleh Penggalian israel

Gaza – Salah satu kelompok Palestina pada Kamis (23/6/2022 mengatakan,...

Husseini: israel Berencana Sita Tanah Wakaf di Al-Quds Seluas 350 Hektar

Al-Quds –kepala Administrasi Al-Quds di, Insinyur Adnan Al-Husseini mengungkapkan rencana...

Leave your comment