Krisis Air di Jalur Gaza Terus Berlanjut

Jalur Gaza – Otoritas Air dan Lingkungan Palestina memperingatkan tentang krisis air akut berkelanjutan di Jalur Gaza, seperti yang dilansir oleh laman situs aa.com.tr, Selasa (18/1/2022). Krisis air telah mencapai klimaksnya dalam hal kualitas dan kuantitas, disebabkan oleh fenomena perubahan iklim serta blockade berkepanjangan dari penjajah israel.

Hal ini dikemukakan oleh Mundzir Salem, Direktur Jenderal Otoritas Air dan Lingkungan Palestina, pada hari Selasa (18/1/20022), dalam konferensi pers yang diadakan di kantor pusat Informasi Pemerintah di Jalur Gaza. Mundzir mengatakan terdapat kesenjangan dari air yang tersedia dengan kebutuhan air.

Ia menambahkan, Jalur Gaza mengkonsumsi setidaknya 250 juta meter kubik per tahun, sedangkan curah hujan rata-rata di Jalur Gaza adalah sekitar 130 juta meter kubik per tahun. Ia juga mengaitkan krisis air dengan kelangkaan sumber daya alam serta peningkatan jumlah populasi warga yang meningkatkan kebutuhan air.

Ia melanjutkan, 97 persen air di Jalur Gaza tidak layak untuk dikonsumsi, selain itu, kelemahan infrastruktur untuk mengumpulkan dan mengelola air limbah, menjadi salah satu faktor penyebab krisis air terjadi. Ia meminta kepada masyarakat internasional agar membantu mencarikan solusi, atas krisis air yang terjadi di Jalur Gaza.  (fh/wm/knrp)

Palestina: israel Tekan Pendonor Tunda Rekonstruksi Gaza

Gaza – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Palestina, Naji...

Para Jurnalis di Gaza Gelar Acara untuk Mendiang Shireen Abu Akleh

Gaza – Lembaga Kantor Media Pemerintah pada Kamis kemarin (19/5/2022),...