Muhammadiyah Bersiap Dirikan Sekolah Pengungsi Palestina di Beirut

Jakarta – Muhammadiyah saat ini sedang membangun Madrasah Muhammadiyah di Kamp Pengungsian Palestina di Shatila, Beirut. Melalui Lazismu, langkah ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk membangun perdamaian di bumi ini.

“Di Shatila, Muhammadiyah sudah memiliki Madrasah Muhammadiyah I. Kenapa di sebut sebagai Madrasah Muhammadiyah I? Karena Muhammadiyah sedang membeli sebuah gedung di Shatila juga, untuk nanti didirikan Madrasah Muhammadiyah kedua,” kata Dubes RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari, saat dihubungi Republika, Ahad (9/1/2022).

Gedung tujuh lantai ini akan digunakan sebagai sekolah dan diberi nama Muhammadiyah Center for Education, Culture and Humanity. Madrasah Muhammadiyah II di Shatila ini rencananya akan diresmikan pada awal tahun 2022. Sumber: republika.co.id

Liga Arab Tekankan Perlunya Boikot Penjajah israel

Kairo – Liga Arab pada Ahad (31/7/2022), menekankan perlu memboikot...

Atlet Yordania Tolak Bertanding dengan Penjajah israel

Sofia – Atlet Yordania Maysir Al-Dahamsheh pada hari Ahad (31/7/2022),...